Andai Aku Menjadi CEO Group Bakrie
Strengths: Memaparkan apa saja kekuatan dan sisi
positif yang dimiliki Group Bakrie sebagai kelompok usaha yang besar dan
sudah 70 tahun. Sebagai CEO apa strategi anda dengan memanfaatkan
kekuatan tersebut.
Group Bakrie sudah dikenal luas oleh masyarakat khusus (yang berkepentingan dengan Group Bakrie) dan masyarakat umum (yang tidak berkepentingan). Group Bakrie punya karyawan yang begitu banyak, punya link bisnis yang
begitu kuat sebagian merupakan rintisan 70 thn berjalan (rintisan generasi pertama dan kedua dari Group Bakrie), Group Bakrie
juga tidak perlu sibuk mengenalkan diri karena sudah dikenal masyarakat
umum dan masyarakat khusus. Jangan lupa bahwa kekuatan Group Bakrie sebagai kelompok usaha besar dan sudah 70 tahun dalam sisi yang lain adalah sebuah potensi kelemahan.
Weaknesses: Memaparkan kekurangan-kekurangan yang
selama ini ada di Group Bakrie. Bagaimana sebagai CEO anda memperbaiki,
apa strategi anda, bagaimana solusi anda menepis isu-isu yang selama ini
melingkupi Group Bakrie? Berikan usulan anda.
Coba tanya Pak CEO Bakrie, Pak apa CORE BUSINESS Group Bakrie ?
mungkin jawabannya tidak bisa diselesaikan dengan 1-2 kata. Dengan Usia
yang telah 70 tahun seharusnya Group Bakrie sudah dapat memaparkan CORE
BUSINESS atau minimal arah CORE BUSINESS mereka. Dalam usia yang sudah
tidak muda lagi itu, seharusnya Group Bakrie memikirkan ulang bisnis apa
yang akan menjadi CORE BUSINESS mereka. Harus Punya Satu CORE BUSINESS.
Generasi ketiga Group Bakrie harus segera melepas kepemilikannya menjadi minimal atau hanya share profit pada Perusahaan yang bukan menjadi pilihan CORE BUSINESS mereka. Kadang kelihatannya menguntungkan tapi kalau dikerjakan sendiri hasilnya belum sebanding dengan energi dan pikiran yang dikeluarkan. Akan dapat dilihat bahwa dengan hanya duduk santai sambil menerima share profit ternyata jauh lebih menguntungkan dibandingkan harus mengintegralkannya menjadi perusahaan Group Bakrie. Dalam bisnis isu adalah penting, tapi CEO tidak bisa mengambil tindakan berdasarkan isu. Jadi CEO Group Bakrie harus kelihatan luwes atau mudah mengambil keputusan. Dalam masa menuju CORE BUSINESS, CEO Bakrie memerlukan karakter independen, merakyat dan lebih apa adanya.Maaf kalau terpaksa menyebut merek, seperti Pak JK dan Pak DIS lah. Pak Anindya saya rasa harus seperti itu dalam masa menuju CORE BUSINESS. Tidak mudah, tapi inilah waktu yang tepat. Mungkin keliahatan tidak luwes karena tersandra isu isu disekitar Grou Bakrie ya ? hehehe... solusinya hanya dengan luwes...Independen.... merakyat dan apa adanya.
Opportunities:Apa saja peluang-peluang Group Bakrie ke
depan menurut anda? Apa yang bisa anda ambil untuk mengembangkan
kelompok usaha ini dari peluang-peluang itu.
Group Bakrie memiliki peluang besar untuk memiliki CORE BUSINESS mereka. Peluang itu dapat terlihat dengan menjamurnya kepemilikan Group Bakrie atas berbagai Perusahaan. Gambaran mudahnya, tinggal memilih mana yang akan dijadikan CORE BUSINESS Grou Bakrie abad berikutnya. Group Bakrie tidak boleh tergoda untuk membuat Perusahaan baru dalam bidang baru.
Threats: Ancaman-ancaman apa yang kira-kira akan
dihadapi group ini? Bagaimana sebagai CEO anda mengatasi hal itu. Bagai
mana solusi cerdas dalam menghadapinya?
Masalah politis menjadi ancaman serius bagi Group Bakrie. CEO Group Bakrie sekali lagi harus bisa menunjukkan bahwa diri pribadinya "steril" itu idealnya. oleh karena itu CEO Bakrie harus Luwes...Independen...Merakyat dan apa adanya.
sekian tulisan kurang dari 2 jam ini. terima kasih